Tugas resume jurnal SDM Internasional
Resume :
Pengembangan sumber daya manusia
ditujukan untuk mewujudkan manusia pembangunan yang berbudi luhur, tangguh,
cerdas dan terampil, mandiri dan memiliki rasa kesetiakawanan, bekerja keras,
produktif, kreatif, dan inovatif, disiplin dan orientasi ke masa depan untuk
menciptakan kehidupan yang lebih baik. Kegiatan pengembangan sumber daya
manusia dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk membentuk para pegawai agar
menguasai berbagai kemampuan yang dibutuhkan organisasi untuk melakukan
pekerjaan secara efektif dan efisien yang berfokus pada usaha untuk
mempertahankan dan meningkatkan eksistensi organiasi .
1.
Pendidikan dan Pelatihan :
Pendidikan di dalam suatu
organisasi adalah suatu proses pengembangan kemampuan ke arah yang diinginkan
oleh organisasi bersangkutan. Sedangkan pelatihan (training) ialah merupakan
bagian ari suatu proses pendidikan, yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan
atau keterampilan khusus seseorang atau kelompok orang.
2.
Tinjauan Psikologis
Tinjauan psikologis dalam bagian
ini terutama akan dititik beratkan pada motivasi. Kebutuhan yang paling dasar
adalah kebutuhan fisiologis. Kebutuhan ini adalah yang paling pertama yang haris
dipenuhi. Bagi orang yang kelaparan
segalanya adalah hanya kebutuhan untuk menghilangkan rasa laparnya itu. Setelah
kebutuhan ini terpenuhi maka kebutuhan fisioligis tidak mungkin dapat
mempergunakan keterampilan, kecakapan, pengetahuan, dan sikapnya dengan tepat.
Mereka akan sangat kurang produktif dalam kerjanya. Tingkat yang di atas dari
kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan akan keamanan dan perlindungan.
3.
Konsep Pembangunan
Masyarakat Desa.
Pembangunan Masyarakat Desa
merupakan suatu bentuk tindakan kolektif suatu masyarakat desa yang bertujuan
untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat tersebut dalam arti material dan
spiritual. Pembangunan masyarakat desa, bagian dari pembangunan nasional, tentu
saja mempunyai tujuan-tujuan yangtidak terlepas dari pembangunan secara
keseluruhan. Karena kondisi pedesaan mempunyai spesifikasi tertentu, baik dalam
bidang sosial, maupun ekonomi, maka tujuan pembangunan di pedesaan lebih sering
di tekankan pada bidang ekonomi sebab kondisi ekonomi yang pada umumnya sangat
memprihatinkan. Oleh karena itu, tujuan jangka pendek lebih di arahkan pada
peningkatan taraf hidup masyarakatnya. Sebagaimana telah dicantumkan dalam pola
dasar dan gerak operasional pembangunan masyarakat desa, maka tujuan jangka
pendek yang hendak di capai adalah : untuk menaikkan taraf penghidupan dan
kehidupan rakyat, khususnya di desa-desa yang berarti menciptakan situasi dan
kondisi, kekuatandan kemampuan desa dan masyarakat desa dalam suatu tingkat
yang lebih kuat dan nyata untuk tahap-tahap pembangunan selanjutnya. Sedangkan
tujuan jangka panjang adalah “mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan
pancasila yang di restui oleh Tuhan Yang Maha Esa. Disamping itu tujuan pokok
untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, pembangunan masyarakat mempunyai
tujuantujuan yang sifatnya lebih strategis dan dapat mempercepat proses pembanginan
desa antara lain :
1. Memberi gairah dan semangat hidup baru serta
menghilangkan monotoni dari kehidupan di desa, sehingga warga desa tidak akan
merasa jemu dengan lingkungan hidupnya.
2. Meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi
warga desa sehingga dapat menahan arus urbanisasi.
3. Meningkatkan bidan pendidikan
secara merata sehingga akan dapat mengurangi arus pelajar ke kota, dan tenaga
terdidik akan tetap tinggal di desa membimbing warga desa yang lain yang belum
maju.
4. Modernisasi di bidang pengangkutan
akan secara berangsur menghilangkan sifat isolasi desa.
5. Modernisasi merupakan tumpuan
bagi pengembangan berteknologi perdesaan dan proses pengembangan warga desa
dapat diikutsertakan.
Adapun faktor pendorong agar pembangunan masyarakat desa
dapat berjalansesuai dengan keinginan masyarakat sehingga dapat dijadikan
pendorong dalam pembangunan desa. Dengan demikian layaklah kalau seorang agent
of development (badan pengembangan) harus mengetahui baik faktor-faktor
pendorong.
Contoh Permasalahan :
Secara umum keadaan di Desa Umbanume saat ini dapat
dikatakan masih banyak yang perlu dibenahi untuk menuju kea rah masyarakat yang
mandiri, baik dalam bidang pendidikan masyarakat maupun dalam bidang
perekonomian rakyat. Keadaan pendidikan dari masyarakat Desa Umbanume ini masih
sangat rendah dimana tingkat pendidikan masyarakat hanya sebatas lulus sekolah
dasar saja, dibandingkan dengan warga masyarakat yang mau melanjutkan
pendidikan setingkat yang lebih tinggi lagi.
Hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain masalah
ekonomi keluarga yang pas-pasan saja untuk kebutuhan minimal dan masalah
fasilitas pendidikan didesa ini yang memang belum 18 ada pendidikan tingkat
lanjutan pertama maupun lanjutan atas.
Untuk tingkat pendidikan lanjutan ini, warga masyarakat
harus bersekolah di kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari desa umbanume.
Untuk itu warga yang ingin menyekolahkan anaak mereka ke tingkat yang lebih
tinggi harus memikirkan biaya yang cukup besar untuk ukuran warga masyarakat
Desa Umbanume.
Sedangkan untuk
keadaan ekonomi keluarga dari warga masyarakat Desa Umbanume saat ini dapat
dikatakan masih rendah, yakni pendapatan masyarakat yang rata-rata bekerja di
bidang pertanian saja hanya mampu memperoleh penghasilan sebulannya kurang dari
1 juta rupiah. Hanya sebagian kecil masyarakat yang mempunyai penghasilan di
atas 1 juta rupiah, yakni mereka yang pekerjaannya sebagai peternak dan Pegawai
Negeri Sipil dan sopir saja.
Untuk tingkat pendidikan lanjutan ini, warga masyarakat
harus bersekolah di kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari desa umbanume.
Untuk itu warga yang ingin menyekolahkan anaak mereka ke tingkat yang lebih
tinggi harus memikirkan biaya yang cukup besar untuk ukuran warga masyarakat
Desa Umbanume.
Sedangkan untuk
keadaan ekonomi keluarga dari warga masyarakat Desa Umbanume saat ini dapat
dikatakan masih rendah, yakni pendapatan masyarakat yang rata-rata bekerja di
bidang pertanian saja hanya mampu memperoleh penghasilan sebulannya kurang dari
1 juta rupiah. Hanya sebagian kecil masyarakat yang mempunyai penghasilan di
atas 1 juta rupiah, yakni mereka yang pekerjaannya sebagai peternak dan Pegawai
Negeri Sipil dan sopir saja.
Masyarakat masih kurang
memperhatikan pendidikan non formal yang sebetulnya merupakan jalan keluar
untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Namun sekali lagi mereka mempunyai
kendala biaya yang harus dikeluarga cukup banyak untuk itu. Dari kenyataan yang
ada bahwa manusia itu sendirilah yang akan menentukan kemampuan masyarakat di
suatu desa untuk mengembangkan dirinya sendiri, walaupun di desa itu sangat
berlimpah sumberdaya alamnya. Hal yang demikian inilah yang merupakan salah
satu kendala yang ada di tanah.
Papua, dimana Sumber Daya Alam yang
berlimpah, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Papua itu
sendiri, sehingga akhirnya golongan lainnya yang justru menikmati hasil dari
pada sumberdaya alam di Tanah Papua ini. Masyarakat di Desa Umbanume sangat
sadar akan hal ini, sehingga mereka berupaya untuk meningkatkan pendidikan
anak-anak mereka dengan harapan bantuan dari pihak yang sudah mengecap hasil
sumber daya alam mereka. Namun ironisnya ada sebagian masyarakat Papua mati
kelaparan di daerah yang sumberdaya alamnya sangat berlimpah.
RESUME :
1.
Tingkat pendidikan formal responden menujukkan
pada kategori yang masih rendah dimana sebanyak 46% masih berpendidikan rendah
dan 38% berpendidikan sedang dan hanya 6% saja yang dapat dikategorikan
berpendidikan tinggi. Dengan demikian masyarakat di desa Umbanume ini masih
berpendidikan rendah.
2.
Tingkat
pendapatan responden dapat dikatakan masih rendah sampai sedang, yakni sebanyak
40% responden berpenghasilan rendah dan 46% berpenghasilan sedang dan sisanya
14% saja yang berpenghasilan tinggi. Dengan demikian tingkat partisipasi
masyarakat Desa Umbanume masih pada tingkat yang rendah sampai sedang.
3.
Masyarakat yang mempunyai pendidikan nonformal
tingkat partisipasi mereka lebih baik dari mereka yang hanya mempunyai
pendidikan formal saja.
4.
Sumber
Daya Manusia (SDM) mempengaruhi partisipasi masyarakat di desa Umbanume,
artinya makin tinggi pendidikan seseorang maka makin tinggi pula tingkat
partisipasi.
link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=3OUy283q9wk
Komentar
Posting Komentar